Senin, 26 Maret 2012

Biografi Jend.purn.Soeharto




Soeharto adalah Presiden kedua Republik Indonesia. Beliau lahir di Kemusuk, Yogyakarta, tanggal 8 Juni 1921. Bapaknya bernama Kertosudiro seorang petani yang juga sebagai pembantu lurah dalam pengairan sawah desa, sedangkan ibunya bernama Sukirah.
Soeharto masuk sekolah tatkala berusia delapan tahun, tetapi sering pindah. Semula disekolahkan di Sekolah Desa (SD) Puluhan, Godean. Lalu pindah ke SD Pedes, lantaran ibunya dan suaminya, Pak Pramono pindah rumah, ke Kemusuk Kidul. Namun, Pak Kertosudiro lantas memindahkannya ke Wuryantoro. Soeharto dititipkan di rumah adik perempuannya yang menikah dengan Prawirowihardjo, seorang mantri tani.
Sampai akhirnya terpilih menjadi prajurit teladan di Sekolah Bintara, Gombong, Jawa Tengah pada tahun 1941. Beliau resmi menjadi anggota TNI pada 5 Oktober 1945. Pada tahun 1947, Soeharto menikah dengan Siti Hartinah seorang anak pegawai Mangkunegaran.
Perkawinan Letkol Soeharto dan Siti Hartinah dilangsungkan tanggal 26 Desember 1947 di Solo. Waktu itu usia Soeharto 26 tahun dan Hartinah 24 tahun. Mereka dikaruniai enam putra dan putri; Siti Hardiyanti Hastuti, Sigit Harjojudanto, Bambang Trihatmodjo, Siti Hediati Herijadi, Hutomo Mandala Putra dan Siti Hutami Endang Adiningsih.
Jenderal Besar H.M. Soeharto telah menapaki perjalanan panjang di dalam karir militer dan politiknya. Di kemiliteran, Pak Harto memulainya dari pangkat sersan tentara KNIL, kemudian komandan PETA, komandan resimen dengan pangkat Mayor dan komandan batalyon berpangkat Letnan Kolonel.
Pada tahun 1949, dia berhasil memimpin pasukannya merebut kembali kota Yogyakarta dari tangan penjajah Belanda saat itu. Beliau juga pernah menjadi Pengawal Panglima Besar Sudirman. Selain itu juga pernah menjadi Panglima Mandala (pembebasan Irian Barat).
Tanggal 1 Oktober 1965, meletus G-30-S/PKI. Soeharto mengambil alih pimpinan Angkatan Darat. Selain dikukuhkan sebagai Pangad, Jenderal Soeharto ditunjuk sebagai Pangkopkamtib oleh Presiden Soekarno. Bulan Maret 1966, Jenderal Soeharto menerima Surat Perintah 11 Maret dari Presiden Soekarno. Tugasnya, mengembalikan keamanan dan ketertiban serta mengamankan ajaran-ajaran Pemimpin Besar Revolusi Bung Karno.
Karena situasi politik yang memburuk setelah meletusnya G-30-S/PKI, Sidang Istimewa MPRS, Maret 1967, menunjuk Pak Harto sebagai Pejabat Presiden, dikukuhkan selaku Presiden RI Kedua, Maret 1968. Pak Harto memerintah lebih dari tiga dasa warsa lewat enam kali Pemilu, sampai ia mengundurkan diri, 21 Mei 1998. Presiden RI Kedua HM Soeharto wafat pada pukul 13.10 WIB Minggu, 27 Januari 2008. Jenderal Besar yang oleh MPR dianugerahi penghormatan sebagai Bapak Pembangunan Nasional, itu meninggal dalam usia 87 tahun setelah dirawat selama 24 hari (sejak 4 sampai 27 Januari 2008) di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP), Jakarta.
Berita wafatnya Pak Harto pertama kali diinformasikan Kapolsek Kebayoran Baru, Kompol. Dicky Sonandi, di Jakarta, Minggu (27/1). Kemudian secara resmi Tim Dokter Kepresidenan menyampaikan siaran pers tentang wafatnya Pak Harto tepat pukul 13.10 WIB Minggu, 27 Januari 2008 di RSPP Jakarta akibat kegagalan multi organ.
Kemudian sekira pukul 14.40, jenazah mantan Presiden Soeharto diberangkatkan dari RSPP menuju kediaman di Jalan Cendana nomor 8, Menteng, Jakarta. Ambulan yang mengusung jenazah Pak Harto diiringi sejumlah kendaraan keluarga dan kerabat serta pengawal. Sejumlah wartawan merangsek mendekat ketika iring-iringan kendaraan itu bergerak menuju Jalan Cendana, mengakibatkan seorang wartawati televisi tertabrak.
Di sepanjang jalan Tanjung dan Jalan Cendana ribuan masyarakat menyambut kedatangan iringan kendaraan yang membawa jenazah Pak Harto. Isak tangis warga pecah begitu rangkaian kendaraan yang membawa jenazah mantan Presiden Soeharto memasuki Jalan Cendana, sekira pukul 14.55, Minggu (27/1).

Minggu, 25 Maret 2012

contoh Biografi

     Sebelumnya kita pelajari dulu apa Itu Biografi.
     Biografi merupakan catatan riwayat hidup seseorang yang ditulis oleh orang lain. Biografi berisi paparan  kehidupan seorang tokoh sejak kecil sampai tua. Bahkan, sampai meninggal dunia. semua jasa, hasil karya, dan Segala hal yang dituliskan atau dilakukan oleh seorang tokoh juga dijelaskan dalam buku biografi.

Contoh Ringkasan Biografi dari berbagai sumber :
1. Biografi Dr.(H.C.) Drs. H. Mohammad Hatta

     (Populer sebagai Bung Hatta) lahir di Fort de Kock,  Sumatera Barat, 12 Agustus 1902 - meninggal di Jakarta, 14 Maret 1980 pada umur 77 tahun, adalah pejuang, negarawan, dan juga Wakil Presiden                Indonesia yang pertama. Ia mundur  dari jabatan wakil presiden pada tahun 1956, karena berselisih dengan Presiden Soekarno. Hatta dikenal Sebagai Bapak  Koperasi  Indonesia. Bandar Udara   Internasional Jakarta  menggunakan namanya sebagai penghormatan terhadap   jasanya sebagai salah seorang proklamator kemerdekaan Indonesia.
     Nama yang diberikan oleh orangtuanya  ketika dilahirkan adalah Muhammad Athar. Anak perempuannya bernama Meutia Hatta menjabat sebagai Mentri Negara Pemberdayaan Perempuan dalam Kabinet Indonesia Berdatu pimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Ia dimakamkan di Tanah  Kusir, Jakarta.
     Bung Hatta adalah nama salah seorang dari beribu pahlawan yang pernah memperjuangkan kemerdekaan dan kemajuan Indonesia.  Sosok Bung Hatta  telah menjadibegitu dekat dengan hati rakyat Indonesia karena perjuangan dan sifatnya yang begitu merakyat. Besarnya peran beliaudalam perjuangan negeri ini ehingga disebut sebagai salah seorang "The Founding     Father's of Indonesi".
     berbagai tulisan dan kisah perjuangan Muhammad Hatta telah ditulis dan dibukukan, mulai  dari masa kecil, remaja, dewasa  dan perjuangan beliau untuk mewujudkan kemerdekaan Indonesia. Namun dalam hal yang rasanya perlu sedikit digali dan dipahami, yaitu melihat Bung Hatta  sebagai tokoh organisasi san partai politik . hal ini dikaitkan dengan usaha    melihat perkembangan kegiatan dan ketokohan beliau di dunia politik Indonesia saat ini. Maka pantas rasanya kita ikut melihat perjuangan dan perjalanan kegiatan politik  Bung Hatta.
     Setelah perng dunia I berakhir generasi muda Indonesia yang berprestasi makin banyak yang mendapatkan kesempatan mengenyam pendidikan luar negeri seperti di Belanda dan Kairo (Mesir). Hal ini diperkuat dengan dibelakukanya politik balas budi oleh Belanda. Bung Hatta adalah  salah seorang pemuda yang beruntung , beliau mendapat kesempatan belajar di Belanda. Kalau kita memperhatikan semangat berorganisasi  Bung Hatta, sebenarnya telah tumbuh sewaktu beliau berada di Indonesia. Beliau pernah menjadi ketua Jong Sumatera  (1918-1921) dan semngat ini makin membara dengan asahan dari kultur pendidikan Belanda / Eropa yang bernafas demokrasi dan keterbukaan.

2. Biografi Mohamad Amin, S.Pd., M.Si., Ph.D
Lihat gambar ukuran penuh
     Lahir Pada tanggal 19 Januari 1967 di Nganjuk, Jawa Timur. beliau menyelesaikan program Sarjana dalam bidang Pendidikan Biologi di Universitas Negeri Malang pada tahun 1991 dan program Magister dalam bidang reproduksi dan perkembangan hewan di Jurusan Biologi Institut Teknologi Bandung pada tahun  1997. Gelar Doktor (Ph.D.) diperoleh dari Institut  of Animal Breeding  and Husbandry  , Faculty  of Agriculture, Martin Luther   University Halle-Wittenberg, Germany dan bidang genetika dan biologi molekuler pada tahun 2003.
     Sejak athun 1993 hingga sekarang, beliau asalah dosen Jurusan Biologi  Fakultas  MIPA Universitas Negeri Malang. Selama  pengabdian di UM, beliau  ditunjuk  menjadi :
1)  anggota tim penyusun proposal TPSDP (Technological and Propesional Skill Development Project Batch III)  Jurusan Biologi UM pada Tahun 2003;
2)  anggota tim penyusun Evaluasi Diri Jurusan Biologi UM pada tahun 2003;
3)  anggoata tim pengembang  Lembaga Penelitian UM dan Pusat Penelitian Lingkungan Hidup pada tahun 2003 hingga sekarang;
4)  anggota Task Team C (Information and Dissemination) JICA IMSTEP di FMIPA pada tahun 2003 hingg sekarang;
5)  anggota tim pelaksan Proyek Hibah Kompetisi A2 untuk Jurusan Biologi UM pada tahun 2003 hinga sekarang;
6)  ketua Program StudiPendidikan Biologi  S2/S3 PPS UM pada tahun 2008 hingga sekarang.
     Selain itu, beliau pernah menjadi pemateri workshop tentan pembelajaran MIPA dan bioteknologi. Beberapa buku penunjang perkuliahan yang telah ditulisnya adalah Tingkah Laku Hewan pada tahun 2001, Biokimia (Asam Amino , Protein dan Enzim) pada tahun 2003, dan Pengantar Evolusi Molekuler pada tahun 2003.
     Beliau pernah meraih penghargaan sebagai peserta terbaik I pada Pelatihan Audit Lingkungan Angkatan ke-10 PSLH UGM pada tahun 2006.


     Itulah berbagai contoh yang bisa kita pelajari dari apa yang telah diperjungkan melalui kerja keras, prestasi dan yang lainnya.
     Semoga apa yang telah ditampilkan disini dapat bermanfaat bagi kamu yang membaca. :)!!!!